
BANGKINANG KOTA, — Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Sinergitas Pemerintah Daerah dan Badan Gizi Nasional dalam rangka Mengawal Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kegiatan diselenggarakan oleh Mitra Kelompok Penyelenggara Pangan Gizi (KPPG) Wilayah Kerja KPPG Pekanbaru–Kampar, bertempat di Balai Bupati Kampar, pada hari Selasa, 13 Oktober 2026.
Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Wilayah Provinsi Riau–Kepulauan Riau–Sumatra Barat, Dr. Syartiwidya, S.TP., M.Si., Asisten II Drs. Muhammad, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dr. Yuli Usman, para mitra pelaksana Program Makan Bergizi Gratis, serta Satuan Penyelenggara Pangan Gizi (SPPG) di wilayah Kabupaten Kampar.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi, menyatukan langkah, serta membangun komitmen bersama antara Pemerintah Daerah dan Badan Gizi Nasional dalam memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan secara optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Kampar sekaligus Ketua Satgas MBG Kabupaten Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pemenuhan kebutuhan gizi, khususnya bagi anak-anak usia sekolah sebagai generasi penerus bangsa.
“Keberhasilan program tersebut tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah pusat, tetapi juga membutuhkan dukungan dan keterlibatan aktif pemerintah daerah, mitra pelaksana, satuan pendidikan, penyedia bahan pangan, serta seluruh pemangku kepentingan terkait,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa melalui pemenuhan asupan gizi yang baik, diharapkan dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak, meningkatkan konsentrasi belajar, serta mempersiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Dr. Hj. Misharti juga menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi secara berkelanjutan agar implementasi Program Makan Bergizi Gratis benar-benar memenuhi standar kualitas, kebersihan, keamanan pangan, serta kebutuhan gizi penerima manfaat. Setiap tahapan pelaksanaan harus dijalankan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
“Selain berdampak pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, program ini diharapkan mampu memberikan efek positif terhadap perekonomian lokal melalui pemberdayaan petani, peternak, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta pemasok bahan pangan daerah, sepanjang dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.
“Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen mendukung pelaksanaan program nasional tersebut melalui penguatan sinergi lintas sektor, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” tutupnya.
Baca juga >>Mediasi Laka Maut di Danau Bingkuang Bangkinang Belum Capai Titik Temu. –
Sumber: Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Kampar
Editor: Mgz.GiaWa






