Oplus_16908288
👉 Ruang Layanan Konsultasi:
📥 Pasang Iklan Produk & Usaha
📥 Informasi Masyarakat
📥 Laporan Kejadian & Peristiwa
💳 Pembayaran Resmi Pasang Iklan:
Bank Mandiri
No. Rek: 1080024477219
a.n. March Guspati Zhiduhu
👉 KLIK DI SINI UNTUK HUBUNGI REDAKSI:
☎️ 0852474499919
JAKARTA. LINTASPERS.COM – Pemerintah secara resmi memutuskan memusatkan seluruh jalur penyaluran bantuan sosial, subsidi, dan dukungan ekonomi masyarakat melalui Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dalam Seminar Nasional KDKMP di Gedung Sasana Kriya TMII, Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Menurut Zulhas, langkah strategis ini diambil guna membangun infrastruktur penyaluran yang terintegrasi, sekaligus memperkuat peran koperasi dalam memajukan ekonomi pedesaan. Kebijakan ini mengubah pola penyaluran yang selama ini tersebar di berbagai lembaga, menjadi sistem satu pintu yang terpusat di Kopdes Merah Putih.
“Sudah diputuskan semalam. Seluruh bantuan pemerintah akan disalurkan melalui Kopdes. Mulai dari bansos beras 10 kilogram, PKH, hingga bantuan tunai untuk kelompok masyarakat desil 1 dan desil 2,” tegas Menko Pangan.
Lingkup komoditas dan program yang wajib dialihkan ke Kopdes tidak hanya terbatas pada bantuan sosial. Jangkauannya meliputi beras SPHP, penyaluran pupuk bersubsidi, gas melon 3 kilogram, fasilitas kredit bersubsidi, hingga bantuan alat pertanian seperti traktor.
“Termasuk gas melon 3 kilogram yang bersubsidi, kredit-kredit yang mendapatkan dukungan pemerintah, semuanya harus melalui Kopdes,” tambah Zulhas.
Dengan kebijakan ini, diharapkan penyaluran bantuan menjadi lebih tepat sasaran, transparan, efisien, sekaligus menjadikan koperasi desa sebagai tulang punggung kemandirian ekonomi masyarakat di tingkat paling bawah.
Sumber: Pernyataan Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam Seminar Nasional KDKMP, Jakarta, 16 Juli 2026
Red: M.Giawa