
PEKANBARU, RIAU — Perubahan kepemimpinan jajaran tinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia resmi terjadi setelah pelantikan Kapolri baru, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Mutasi dan promosi besar-besaran ini tertuang dalam Surat Keputusan Nomor ST/2205/X/KEP/2026 bertanggal 2 Oktober 2026.

Salah satu penunjukan yang menjadi sorotan adalah kepercayaan yang diberikan kepada Irjen. Pol. Herry Heryawan untuk mengemban amanah baru sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri — jabatan strategis dan krusial dalam struktur kepolisian nasional.
Dalam pernyataannya, Herry Heryawan menyampaikan:
“Setiap amanah tentu membawa tantangan dan tanggung jawab yang berbeda. Namun apa pun jabatan dan di mana pun tempat bertugas, orientasinya tetap sama: menjaga keamanan, hadir di tengah masyarakat, serta menjalankan tugas dengan integritas dan penuh tanggung jawab.”

Sejak 12 Maret 2025, Herry Heryawan mengabdi sebagai Kepala Kepolisian Daerah Riau. Selama masa jabatannya, terjalin kerja sama yang erat antarinstansi, sinergi yang kokoh, serta semangat kebersamaan dalam menjaga keamanan di Bumi Lancang Kuning.
“Terima kasih kepada seluruh keluarga besar Polda Riau, pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, akademisi, media, serta seluruh elemen masyarakat yang telah menjadi bagian dari perjalanan pengabdian saya di Bumi Lancang Kuning. Berbagai kerja baik, kolaborasi, dan semangat menjaga keamanan yang telah kita bangun bersama, semoga terus dilanjutkan dan semakin diperkuat,” imbuhnya.
Dengan penunjukan ini, Herry Heryawan (54 tahun) juga akan mendapat kenaikan pangkat menjadi Komisaris Jenderal Polisi, dengan tiga bintang di pundaknya.

Beliau memohon doa restu dari seluruh masyarakat:
“Mohon doa agar setiap langkah pengabdian ke depan senantiasa diberikan kemudahan dan keberkahan. Jabatan adalah amanah, dan pada akhirnya yang terpenting adalah bagaimana amanah itu dapat dijalankan sebaik-baiknya untuk masyarakat, bangsa, dan negara,” tandasnya.
Sementara itu, posisi Kapolda Riau yang ditinggalkan akan diisi oleh Irjen. Pol. Arman Achdiat. Sebelumnya, Arman Achdiat bertugas di lingkungan Badan Intelijen Negara (BIN). Pergantian ini diharapkan menjaga keberlanjutan serta memperkuat sinergi kepemimpinan di wilayah Riau.
Semangat Polri Bersama Masyarakat akan terus menjadi pegangan dalam setiap langkah pengabdian jajaran kepolisian.




