
JAKARTA, Lintaspers.com — Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) menyelenggarakan kegiatan Defence Intellectual Management Book Club di Perpustakaan Wawasan Nusantara Kemhan, Jakarta, pada Selasa, 1 September 2026. Kegiatan tersebut secara langsung dipimpin oleh Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Tata Negara, Dr. Kris Wijoyo Soepandji.
Kali ini, kegiatan mengangkat tema sentral “Tata Kelola Energi dan Sumber Daya Alam dalam Perspektif Kedaulatan Negara”. Tema ini dipilih karena dianggap sangat strategis dan krusial bagi masa depan bangsa, mengingat energi dan sumber daya alam merupakan fondasi utama kekuatan serta kemandirian suatu negara. Kegiatan ini pun menghadirkan pembicara yang berkompeten di bidangnya, yaitu Anggota Dewan Pertahanan Nasional Bidang Energi, Filda Citra Yusgiantoro, serta Direktur Eksekutif Institute of Energy and Development Studies, Rifqi Nuril Huda.
Dalam diskusi yang berlangsung, para peserta dan narasumber mendalami berbagai aspek pengelolaan energi dan sumber daya alam yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi semata, melainkan diletakkan dalam kerangka kedaulatan dan kepentingan nasional. Penguasaan dan pengelolaan sumber daya alam yang mandiri dan berdaulat dinilai sebagai salah satu pilar utama dalam menjaga ketahanan nasional secara menyeluruh. Baca juga… KARO INFOHAN SETJEN KEMHAN HADIRI FORUM BAKOHUMAS, PERKUAT KOMUNIKASI PUBLIK HADAPI DISINFORMASI –
Kegiatan ini secara khusus bertujuan mendorong lahirnya gagasan-gagasan strategis yang mendalam dan berwawasan luas untuk memperkuat kedaulatan energi nasional, yang selanjutnya menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya memperkokoh ketahanan maupun pertahanan negara. Melalui wadah diskusi yang terbuka dan konstruktif ini, diharapkan muncul pemikiran-pemikiran baru yang dapat dijadikan landasan kebijakan yang lebih baik, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan rakyat Indonesia.
Defence Intellectual Management Book Club ini juga menjadi bukti nyata komitmen Kemhan RI dalam terus mendorong pengembangan wawasan, pengetahuan, serta pemikiran strategis di lingkungan kementerian dan lembaga negara terkait. Sinergi antara akademisi, praktisi, dan unsur kementerian pertahanan diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang konkret dan bermanfaat bagi penguatan posisi Indonesia dalam pengelolaan sumber daya alamnya sendiri. Baca juga….UNHAN RI RESMI BUKA TAHUN AKADEMIK 2026/2027, 1.310 MAHASISWA BARU MULAI PENDID…
Sumber: Kementerian Pertahanan Republik Indonesia — 1 September 2026
Editor: Red/LP/Mr.GiaWa





