👉 Ruang Layanan Konsultasi:
📥 Pasang Iklan Produk & Usaha
📥 Informasi Masyarakat
📥 Laporan Kejadian & Peristiwa
💳 Pembayaran Resmi Pasang Iklan:
Bank Mandiri
No. Rek: 1080024477219
a.n. March Guspati Zhiduhu
👉 KLIK DI SINI UNTUK HUBUNGI REDAKSI:
☎️ 0852474499919
PEKANBARU, Lintaspers.com – Kepala Kepolisian Daerah Riau, Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., secara resmi membuka dan memimpin langsung Rapat Analisa dan Evaluasi Bulanan Situasi Kamtibmas (Sitkamtibmas) Provinsi Riau Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Tribrata Lantai 5 Markas Besar Polda Riau, pada Rabu (15/7/2026).
Dalam suasana yang khidmat dan penuh kebijaksanaan, pertemuan ini dihadiri oleh Wakapolda Riau, Inspektur Pengawasan Daerah, para Pejabat Utama jajaran Polda, serta seluruh Kepala Kepolisian Resor dan Kepala Kepolisian Sektor di wilayah Provinsi Riau. Rapat ini menjadi wadah penting untuk merenungkan capaian masa lalu, menelaah hal yang perlu dibenahi, dan menyusun langkah ke depan yang lebih kokoh dan terarah demi menjaga keamanan masyarakat.
Dalam arahannya, Kapolda menekankan sejumlah hal pokok yang menjadi prioritas utama. Pertama, beliau menaruh perhatian besar pada penguatan konsep Green Policing. Hal ini menandakan kesadaran mendalam bahwa keamanan tidak bisa dipisahkan dari kelestarian alam. Kepolisian diharapkan hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, melainkan juga pelindung lingkungan hidup, mengingat kerentanan Riau terhadap isu kerusakan alam.
Selanjutnya, Kapolda mengingatkan kembali pentingnya kesi -, psiagaan penuh menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Musim yang berpotensi kering harus diantisipasi jauh hari, agar tidak menjadi bencana yang merugikan masyarakat luas dan merusak anugerah alam yang ada.
Terkait penegakan hukum, Irjen Herry Heryawan memerintahkan ketegasan dalam memberantas tindak pidana 3C (Curat, Curas, Curanmor) yang kini digawangi oleh Tim RAGA. Penindakan harus tegas namun tetap beradab, demi menciptakan rasa aman yang nyata bagi setiap warga.
Selain itu, perhatian besar juga diarahkan pada upaya mencegah dan mengantisipasi potensi konflik agraria serta masalah pengangguran akibat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Kepolisian harus hadir lebih dini, mendengar, dan menjembatani kepentingan agar tidak terjadi gesekan yang tidak perlu. Demikian pula halnya dengan pengamanan agenda-agenda berskala nasional, yang harus dilaksanakan dengan matang, tertib, tanpa mengurangi kebebasan masyarakat.
Di sisi pembinaan sumber daya manusia, Kapolda mengingatkan seluruh personel untuk senantiasa menjaga profesionalisme dan integritas sebagai fondasi utama kepercayaan masyarakat. Beliau juga mengajak seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kemampuan diri, termasuk penguasaan Bahaku Inggris, sebagai be”kal menghadapi tantangan dunia yang semakin terbuka dan saling terhubung.
“Klaauatan kita bukan semata pada senjata, melainkan pada kebijaksanaan hati, keteguhan prinsip, dan kemampuan melayani dengan sepenuh hati,” pesan yang tersirat dari arahan Kapolda. Semoga seluruh arahan ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, demi mewujudkan Riau yang sangat aman, damai, dan sejahtera.
Melindungi Tuah, Menjaga Marwah.
#HumasPoldaRiau #HerryHeryawan