👉 Ruang Layanan Konsultasi:
📥 Pasang Iklan Produk & Usaha
📥 Informasi Masyarakat
📥 Laporan Kejadian & Peristiwa
💳 Pembayaran Resmi Pasang Iklan:
Bank Mandiri
No. Rek: 1080024477219
a.n. March Guspati Zhiduhu
👉 KLIK DI SINI UNTUK HUBUNGI REDAKSI:
☎️ 0852474499919
Pekanbaru. Lintaspers.com – Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., menyempatkan diri menjenguk langsung Supriadi, Sekretaris Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Riau yang menjadi korban dugaan pengeroyokan. Kunjungan ini dilakukan Senin (6/7/2026) di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, tempat korban sedang menjalani perawatan.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolda berbincang akrab dengan korban dan keluarganya untuk memastikan kondisi kesehatannya serta memberikan dukungan moril. Hal ini juga menjadi wujud perhatian institusi agar korban mendapatkan penanganan medis yang terbaik selama masa pemulihan.
Kapolda menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa yang menimpa Supriadi dan menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan tidak boleh dibiarkan begitu saja. “Kami turut prihatin atas kejadian yang dialami saudara Supriadi. Hari ini saya datang untuk memastikan kondisi beliau sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga. Yang paling penting, saya ingin menegaskan bahwa Polda Riau berkomitmen mengusut tuntas perkara ini secara profesional, objektif, dan transparan,” ujarnya tegas.
Ia menjelaskan bahwa tim penyidik sedang bekerja keras mengumpulkan bukti, memeriksa saksi, dan menelusuri seluruh rangkaian peristiwa untuk mengungkap kebenaran secara utuh. “Siapa pun yang terbukti terlibat akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Tidak ada perlakuan khusus dan tidak ada yang kebal hukum,” tegas Kapolda.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memberikan kepercayaan kepada pihak kepolisian dalam menjalankan tugas, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban. “Kami memahami perhatian masyarakat. Karena itu proses hukum akan berjalan serius dan berdasarkan fakta. Mari kita bersama menjaga suasana tetap kondusif dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Riau AKBP dr. Parluhutan Sitindaon memastikan kondisi korban saat ini sudah stabil dan sadar. “Tim dokter telah memberikan penanganan medis sejak kedatangan, dan saat ini kami terus melakukan observasi serta perawatan agar pemulihan berjalan optimal,” jelasnya. (Red/MgW)***