
Bangkinang Kota – Wakil Bupati (Wabupati) Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., menegaskan komitmen penuhnya dalam memperluas pemerataan dan peningkatan kualitas layanan pendidikan hingga ke wilayah terjauh.
Hal tersebut disampaikan secara langsung saat hadir dalam Rapat Paripurna Badan Anggaran Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026, di hadapan seluruh anggota DPRD Kabupaten Kampar, Senin (28/9/2026).
Salah satu langkah nyata yang telah terwujud adalah peningkatan status satuan pendidikan yang semula berupa kelas jauh, kini resmi bertransformasi menjadi sekolah induk permanen yang berlokasi di Desa Rantau Kasih, Kecamatan Kampar Kiri Hilir.
Perubahan status ini merupakan tonggak penting dalam upaya memastikan setiap anak di wilayah pelosok mendapatkan akses pendidikan yang layak, aman, dan berkelanjutan.
Wabupati Misharti menjelaskan, pembangunan sektor pendidikan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik gedung semata, melainkan mencakup kepastian hukum status satuan pendidikan, kelengkapan sarana dan prasarana, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada peserta didik.
“Ini merupakan sebuah progres yang sangat positif. Dari yang sebelumnya merupakan kelas jauh, sekarang kita dorong menjadi sekolah induk. Artinya, pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan pendidikan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih atas sinergi yang terjalin. Proses perubahan ini, imbuhnya, memerlukan kerja sama yang erat antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, warga masyarakat, serta perangkat daerah terkait. Berbagai kendala administratif maupun kondisi lapangan terus dicarikan solusi agar pembangunan pendidikan dapat berjalan tepat guna dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Keberhasilan peningkatan status serta revitalisasi sekolah tersebut, cetusnya, menjadi bukti nyata bahwa koordinasi yang kokoh disertai kerja keras seluruh pihak mampu melahirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pendidikan, tandasnya, adalah investasi jangka panjang yang paling berharga. Oleh sebab itu, setiap pembangunan maupun pemulihan fasilitas pendidikan harus senantiasa memberikan manfaat langsung bagi anak-anak dan warga.
“Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Kampar akan terus memperkuat pembangunan sarana dan prasarana pendidikan secara bertahap dengan memperhatikan skala prioritas serta kondisi khas masing-masing wilayah,” tegasnya.
Dengan perubahan status dari kelas jauh menjadi sekolah induk yang disertai pemulihan fasilitas pendidikan, sambungnya, diharapkan pemerataan akses pendidikan di Kabupaten Kampar akan semakin kokoh dan merata. >>Wabup Misharti: Revitalisasi SDN 012 Rantau Kasih Wujud Pemerataan Pendidikan di Kampar –
Sumber: DiskominfoKampar/IsN
Editor: Red/Lp/Mr.GiaWa









