
JAMBI, Lintaspers.com — Pemerintah pusat terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi prioritas nasional, salah satunya adalah Provinsi Jambi. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berkomitmen mengoptimalkan dukungan menyeluruh terhadap Satuan Tugas (Satgas) Darat dan Satgas Udara yang terus berupaya memadamkan api melalui operasi gabungan di wilayah-wilayah yang terdampak kebakaran.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., saat memimpin Rapat Koordinasi Teknis Penanganan Karhutla di Provinsi Jambi, yang berlangsung di Ruang Rapat Bandara Sultan Thaha Saifuddin, Kota Jambi, pada Rabu, 2 September 2026. Dalam pertemuan tersebut, Kepala BNPB memaparkan berbagai skema dukungan yang akan disalurkan untuk memperkuat kinerja penanganan di lapangan, salah satunya berupa bantuan keuangan berupa pemberian uang semangat bagi seluruh petugas gabungan yang terlibat langsung dalam penanganan karhutla. Bantuan ini mencakup personel TNI, Polri, BPBD, petugas pemadam kebakaran, relawan, hingga masyarakat yang turut membantu memadamkan api.
Kepala BNPB menjelaskan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari strategi menyeluruh untuk semakin memperkuat kinerja Satgas Darat yang saat ini menerjunkan sebanyak 5.984 personel untuk melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di lokasi-lokasi kebakaran. Langkah ini diambil menyusul efektivitas penanganan yang telah dilakukan Satgas Darat di lapangan dalam memadamkan titik-titik api yang tersebar di berbagai wilayah.
Di sisi lain, BNPB juga terus mengoptimalkan dukungan kepada Satgas Udara melalui pengerahan kekuatan udara yang signifikan, meliputi 2 unit helikopter patroli udara, 4 unit helikopter water bombing, serta pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang hingga saat ini masih terus berlangsung. Kepala BNPB menginstruksikan agar pelaksanaan OMC tetap dilanjutkan meskipun potensi pertumbuhan awan hujan relatif kecil, karena upaya tersebut dinilai penting sebagai langkah antisipasi untuk meningkatkan kelembapan wilayah, membantu memadamkan api, serta memperbaiki kualitas udara di wilayah terdampak. Sementara itu, pengerahan helikopter water bombing diminta untuk dimaksimalkan sesuai kondisi lapangan, dan apabila diperlukan, seluruh unit helikopter dapat difokuskan pada satu titik kebakaran untuk mempercepat proses pemadaman secara optimal.
Selain dukungan personel dan operasional, BNPB juga menyalurkan dukungan berupa logistik dan peralatan penanggulangan bencana kepada daerah-daerah terdampak karhutla di Provinsi Jambi, antara lain Kabupaten Muaro Jambi, Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Tanjab Timur, dan Kabupaten Batanghari, serta kepada BPBD Provinsi Jambi.
Hingga Selasa, 1 September 2026, luas lahan yang terbakar di Provinsi Jambi tercatat mencapai 1.776,56 hektare. Saat ini penanganan difokuskan pada tujuh titik api dengan total luas 13 hektare, di mana 5 hektare telah berhasil dipadamkan, sedangkan 8 hektare lainnya masih dalam proses pemadaman dan pendinginan.
Usai memimpin rapat koordinasi, Kepala BNPB bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Gubernur Jambi Al Haris, serta sejumlah pejabat terkait melakukan patroli udara menggunakan pesawat Cessna Caravan untuk memantau langsung kondisi karhutla di wilayah Jambi. Dari hasil peninjauan udara tersebut, tim menemukan titik api yang berada di wilayah Lubuk Ruso, Kabupaten Batang Hari. Pemantauan seperti ini dilakukan secara berkala untuk mengetahui perkembangan dan luasan lahan yang terbakar setiap harinya. Data dari Sistem Informasi Pemantauan Kebakaran Hutan dan Lahan (SiPongi) kemudian dikonfirmasi melalui patroli udara untuk memastikan apakah titik panas yang terdeteksi merupakan kebakaran atau sumber panas lainnya, sehingga perkembangan karhutla dapat dipantau secara akurat dan real-time.
Kepala BNPB berharap rangkaian rapat koordinasi dan tinjauan udara bersama pemerintah pusat ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar-pihak, berbagi semangat, sekaligus memastikan dukungan penuh kepada pemerintah daerah dalam upaya bersama menangani karhutla di Jambi dan sejumlah wilayah prioritas lainnya. Baca juga…>>WAMENHAN DONNY ERMAWAN HADIRI KICK OFF FASE 2 P3MD, SIAPKAN CALON PEMIMPIN BUMN MASA DEPAN –
Sumber: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) — 2 September 2026
Editor: Red/LP/Mr.GiaWa





