Kapolda Riau beserta jajaran membagikan masker dan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada anak-anak dan masyarakat di Kecamatan Kerumutan, Pelalawan, sebagai bagian dari penanganan dampak kesehatan akibat Karhutla. Tim psikologi juga memberikan pendampingan dan trauma healing bagi warga terdampak. (Foto: Akun Resmi Polda Riau)
PEKANBARU, Lintaspers.com — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak hanya sekadar memadamkan api. Kesehatan fisik serta kondisi psikologis masyarakat dan para personel yang bertugas di garis depan juga menjadi prioritas utama yang harus dijaga dan dipulihkan.
Menanggapi hal tersebut, Polda Riau menurunkan tim kesehatan dan tim psikologi ke wilayah Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, salah satu kawasan yang terdampak langsung Karhutla. Di lokasi, dilakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga maupun petugas, sekaligus pembagian masker, vitamin, dan obat-obatan guna menjaga daya tahan tubuh di tengah kualitas udara yang kurang baik.

Selain aspek fisik, pendampingan psikologis dan kegiatan penyembuhan trauma atau trauma healing juga dilakukan, terutama menyasar anak-anak dan masyarakat yang paling merasakan dampak langsung dari kebakaran hutan dan lahan. Langkah ini diambil agar masyarakat tidak hanya selamat dari ancaman api, tetapi juga tetap sehat batin dan mentalnya pasca-peristiwa.
“Terima kasih kepada seluruh personel gabungan dan masyarakat yang terus berjibaku menghadapi Karhutla. Api harus kita padamkan, tetapi manusia yang terdampak juga harus kita pulihkan dan jaga,” ujar Kapolda Riau.

Semangat ini sejalan dengan prinsip Melindungi Tuah, Menjaga Marwah, di mana kehadiran kepolisian tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turut peduli terhadap kesejahteraan dan kesehatan masyarakat yang dilindunginya.
[Sumber: Akun Resmi Polda Riau – 23 Agustus 2026]
[Red/LP.Mr.GiaWa]




