👉 Ruang Layanan Konsultasi:
📥 Pasang Iklan Produk & Usaha
📥 Informasi Masyarakat
📥 Laporan Kejadian & Peristiwa
💳 Pembayaran Resmi Pasang Iklan:
Bank Mandiri
No. Rek: 1080024477219
a.n. March Guspati Zhiduhu
👉 KLIK DI SINI UNTUK HUBUNGI REDAKSI:
☎️ 0852474499919
KAMPAR, Lintaspers.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang resmi meluncurkan dua inovasi digital terbaru: Aplikasi E-Cuti Terintegrasi dan sistem pengaduan “Lapor Pak Dir”. Peluncuran ini diresmikan langsung oleh Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., di Aula RSUD Bangkinang, Rabu (15/7/2026), sebagai langkah nyata mewujudkan pelayanan kesehatan yang modern, praktis, dan akuntabel.
Dalam sambutannya, Bupati Kampar memberikan apresiasi tinggi atas langkah transformasi yang diambil manajemen RSUD. Menurutnya, inovasi ini selaras dengan upaya menyempurnakan tata kelola rumah sakit yang mengutamakan kecepatan dan kejelasan informasi.
“Melalui pengintegrasian sistem pengaduan dengan SIMRS, setiap laporan dapat dicatat, dipantau, dan ditindaklanjuti secara transparan dan terukur. Ini adalah bukti nyata komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat,” tegas Bupati Ahmad Yuzar.
Direktur RSUD Bangkinang sekaligus Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kampar, dr. Imawan Hardiman, Sp.DVE, menjelaskan fungsi kedua aplikasi tersebut secara rinci:
Mengubah proses pengajuan cuti pegawai yang dulunya manual menjadi sistem digital. Pegawai dapat mengajukan permohonan lewat perangkat genggam, sementara atasan dapat memverifikasi dan menyetujui secara langsung. Seluruh riwayat akan terekam secara real-time sehingga lebih rapi dan transparan.
Masyarakat, pasien, maupun pegawai kini dapat menyampaikan pengaduan, saran, kritik, maupun apresiasi secara langsung kepada manajemen RSUD hanya dengan memindai Kode QR atau mengakses tautan yang disediakan. Proses ini mudah, cepat, dan menjamin keamanan pelapor.
Peresmian ditandai dengan penyerahan infografis aplikasi secara simbolis dari Direktur RSUD kepada Bupati Kampar. Turut hadir Sekretaris Daerah Dr. Ardi Mardiansyah, Asisten I Tengku Said Hidayat, perwakilan BKPSDM, serta seluruh jajaran pimpinan dan staf RSUD Bangkinang.
Inovasi ini diharapkan bukan sekadar seremonial, melainkan mampu melahirkan budaya kerja baru yang lebih profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.