
JAKARTA, Lintaspers.com — Pemerintah secara resmi mengesahkan dan menyerahkan Surat Keputusan (SK) Izin Operasional bagi 25 Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) skema Hospital-Based di Rumah Sakit Pusat Pertamina Universitas Pertamina (RSPPU) Tahap I. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk mempercepat pemenuhan serta pemerataan penyebaran dokter spesialis di seluruh wilayah Indonesia.
Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, memimpin langsung Rapat Tingkat Menteri (RTM) terkait Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang berlangsung di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 31 Agustus 2026.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto guna menjawab kebutuhan mendesak akan 55.712 dokter spesialis yang harus didistribusikan ke 481 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia, khususnya daerah-daerah terluar, terdepan, tertinggal (daerah 3T) serta wilayah kepulauan yang selama ini masih kekurangan tenaga medis spesialis.
Melalui proses pengawalan dan upaya penghapusan hambatan (debottlenecking) yang dilakukan secara lintas kementerian selama dua bulan terakhir, berbagai kendala regulasi dan birokrasi yang selama ini menghambat pelaksanaan program ini berhasil diatasi dengan baik.
Sebelumnya, pada Februari 2026, pemerintah juga telah mengesahkan 160 Prodi PPDS skema University-Based. Dengan tambahan 25 prodi baru skema Hospital-Based ini, total kapasitas pendidikan dokter spesialis di Indonesia semakin diperluas. Pemerintah juga menetapkan kebijakan kontribusi biaya pendidikan yang lebih berkeadilan, serta memperkuat status tenaga pendidik klinis melalui mekanisme resource sharing guna menjamin kualitas pengajaran yang setara di seluruh institusi penyelenggara.
Penguatan pendidikan dokter spesialis, perluasan akses pendidikan, serta peningkatan kualitas dan pemerataan layanan kesehatan di seluruh pelosok negeri menjadi tujuan utama dari seluruh kebijakan ini. Semoga langkah strategis ini dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, terutama bagi warga yang tinggal di daerah-daerah yang selama ini masih minim akses tenaga medis spesialis. Baca juga… Presiden Prabowo Subianto Tutup Muktamar ke-35 NU, Momen Sejarah Pertama Kali –
Sumber: Kantor Staf Presiden Republik Indonesia — 31 Agustus 2026
Editor: Red/LP/Mr.GiaWa





