Pekanbaru, Lintaspers.com – Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Riau menggelar bakti sosial operasi katarak gratis yang melibatkan berbagai elemen. Kegiatan ini berhasil memberikan manfaat langsung kepada 310 warga yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau, yang selama ini mengalami keterbatasan penglihatan akibat penyakit katarak. Jumaat 05/05/2016.
Bertempat di Rumah Sakit Awal Bros Panam, Pekanbaru, program ini merupakan wujud kerja sama antara Polda Riau, Rumah Sakit Awal Bros, Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Riau-Kepri, dan Sekar Ayu Jiwanta Foundation. Lebih dari sekadar layanan medis, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan harapan baru dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan nilai solidaritas kemanusiaan. Menurutnya, hidup yang bermakna adalah hidup yang mampu memberikan manfaat bagi sesama. Pengalaman pribadinya saat mendampingi ayah yang mengalami gangguan penglihatan ketika beribadah di Tanah Suci membuatnya semakin memahami betapa berharganya anugerah dapat melihat.
“Ketika seseorang bisa melihat kembali, ia bisa bertemu wajah keluarga, beraktivitas secara mandiri, dan menjalani kehidupan dengan lebih baik. Inilah makna pengabdian yang sesungguhnya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pembina Sekar Ayu Jiwanta Foundation, Emi Wiranto, menyampaikan tingginya jumlah peserta menunjukkan masih banyak masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan mata namun terkendala akses dan biaya. Pihaknya berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama agar program serupa dapat terus dilaksanakan.
CEO Rumah Sakit Awal Bros, Arfan Awaloeddin, menambahkan bahwa penyakit katarak sebenarnya dapat disembuhkan, namun seringkali terhambat oleh keterbatasan ekonomi dan jangkauan layanan. Ia juga mengapresiasi filosofi Green Policing yang diusung Kapolda Riau, yang tidak hanya berfokus pada lingkungan, tetapi juga mencakup upaya menjaga kehidupan dan kesejahteraan masyarakat.
Seluruh peserta mendapatkan penanganan medis menggunakan teknologi modern phacoemulsification yang aman dan telah menjadi standar pelayanan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Riau, para dokter spesialis mata, pejabat utama Polda Riau, serta para relawan.
Bakti sosial ini menjadi pengingat bahwa kehadiran negara tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui pelayanan dan kepedulian terhadap kesejahteraan rakyat. Berkat kerja sama yang tulus, ratusan warga Riau kini dapat melihat dunia dengan lebih jelas dan memulai lembaran hidup yang penuh harapan.
Red:gW
Sumber:
Press Release Bidhumas Polda Riau
Nomor: 251/VI/HUM.6.1.1/2026
Tanggal: 5 Juni 2026
